Paras Itu Milikku :)

Aku terpaku di depan kaca itu
Menatap dengan ragu bayangan yang terlihat

Berdetak dalam hati “Kamu cantik” kemudian aku tersenyum
Namun selalu saja aku menepisnya
aku tidak mau terlihat sombong yang nantinya mengotori paras itu
Setiap ada yg memuji, aku selalu memarahinya
karena apabila aku terbuai,
kecantikan itu akan terkikis

Tapi apa daya
aku wanita
aku ingin memiliki paras indah yang dipuja

aku selalu merasa kecil, hina dan beda
ketika melihat yang lebih sempurna

Tapi malam ini aku terpana
dengan padamnya lampu
angin kencang yang menggetarkan atap rumah
dan hujan deras yang masuk menyelinap ke kamar kecilku

Aku tersentak
melihat wajahku terpantul di kaca dengan sinar laptopku
aku langsung tersenyum getir sambil berlinangan air mata
“Terima Kasih Sang Maha, Kau memberikan Aku Paras yang lalai kusyukuri”

http://www.kemudian.com/node/272642

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s