Trilogi Ulang Tahun

Image

Prolog

            Orang bilang berarti ini hari ulang tahun –setiap hari pun ulang tahun menurutku. Orang bilang ini hari di mana usiaku bertambah –bukan hanya hari ini usiaku bertambah. Orang bilang ini hari spesial –tak ada hari yang tak spesial selama aku melihat ibu. Orang bilang hari ini usia genap 20 tahun –baiklah aku terima itu. Di hari yang orang bilang istimewa aku malah terbangun dengan air mata. Pesan semalam baru kubaca subuh tadi. Seseorang bilang maaf. Maaf. Sepotong kata tak berisyarat. Isyarat perpisahan barangkali. Orang bilang happy yourday –how can I happy if I start today with tears? Orang bilang segala macam, tapi dia tidak. Hanya sepatah maaf di malam kemarin. Mungkin ia lupa, mungkin ia tidak tahu, mungkin ia tak peduli. Kemungkinan ketiga yang menurutku paling mungkin. Mungkin ini September terakhir bagiku, entahlah. Jika memang Dituliskan begitu aku menerima, dan semoga aku telah menghabiskan 20 tahun yang bermanfaat. Wahai hatiku, kumohon sabarlah! Ku paham kesakitanmu selama ini. Tik. Tik. Tik. Aku akan hitung setiap detiknya. Masih tersisa beberapa jam lagi. Dia pasti datang.

09,09,13         21:50

            Masih ada sekitar dua jam lagi sebelum tanggal 9 ini berakhir. Kamu, aku akan menunggu. Menunggumu mengucapkan tiga kata saja. Aku tahu kamu sibuk, maka aku tak mengharap doa panjang lebar darimu karena itu akan menyita waktu berhargamu. Tapi kumohon sesaat saja luangkan waktumu untuk ingat dan peduli bahwa ini hari ulang tahunku. Sesaat saja. Aku janji tak akan mencuri waktumu untuk dia. Jika kamu mau, aku akan menunggu lebih lama lagi. Aku tidak akan tertidur seperti malam kemarin. Aku akan tetap terjaga agar nanti bisa segera membalas pesanmu.

09,09,13         23.00

            Satu jam lagi yang tersisa, dan taka da tanda kamu datang bersama pesan yang kunanti. Kamu, masih sangat sibukkah? Masih banyak yang harus dikerjakankah? Apa yang bisa aku bantu agar kamu bisa selesai dan memberiku selamat? Kondisi badanku malam ini tidak terlalu baik, tapi akan kupaksakan untuk tidak tidur menunggu pesanmu. Aku tidak akan marah jika kamu menjadi pemberi ucapan terakhir, jika kamu menjadi orang yang terakhir ingat. Aku tidak akan marah, aku tetap menunggu kamu. “datang” ya, kamu. Aku takut tak ada September lagi untukku. Karena aku tak tahu seberapa singkat waktuku.

10,09,13         00:02

            Tik. Waktunya sudah habis, beberapa jam yang kusebutkan tujuh jam yang lalu kini telah habis, dan bisa ditebak kamu tak datang. Aku menunggumu dari 24 jam yang lalu. Apa kamu terlalu sibuk mengingat tanggal 9 milikku? Kini kamu biarkan aku terus terjaga, seperti membalas malam kemarin. Haruskah kuberikan waktu 24 jam lagi? Jika begitu, apa kamu akan datang? Bila jawabannya tidak, izinkan aku tertidur dan tak menunggumu selamanya. Ternyata ini maksud maaf yang kamu sampaikan kemarin. Aku paham sekarang. Tak kusangka kamu menjadi salah satu orang yang tak pernah mengucapkan ulang tahun padaku seperti orang-orang yang tak kenal lainnya. Lalu kutarik kesimpulan bahwa kau tak benar-benar mengenalku. Jika ini September terakhir, jika tak ada lagi 9 September tahun depan untukku, mungkinkah kamu akan menyesal telah melakukan ini padaku? Ah, jawabannya pasti “tidak”. Kado yang indah. Aku mengawali dan mengakhiri tanggal 9 ini dengan air mata.

Epilog

            Voila! Kamu akhirnya datang setelah membiarkan aku menunggu selama 30 jam. Datang sebagai pemberi ucapan terakhir. Pesan singkat, tanpa doa panjang lebar. Baiklah, itu yang sebelumnya aku inginkan. Sesingkat apa pun tak masalah yang penting kamu datang. Terima kasih, kamu. Aku sadar sepenuhnya aku bukan keistimewaanmu, dan akan berlebihan jika berharap perayaan. Maka cuma itu harapanku. Bukan kado, tapi hanya ingin kamu ingat. Bila tahun depan aku tak punya September lagi, setidaknya aku akan tenang di sana.

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s