Cahaya

Cahaya

Cahaya,
antarkan senyum sang mentariku
Padanya, pada bulan yang menantiku berlabuh
Cahaya antarkan salam penuh hasrat jumpaku
Pada nya yang menjadi teman sang malam yang rapuh

Mimpi,
beri sedikit waktu untuk kami bersua
Sebentar saja dalam jingga
Di lembayung sore nanti
Cukup untuk ku sampaikan kata maaf,
tak bisa temaninya terjaga malam ini

Diam, tolong bahasakan rinduku padanya
Dengan lambaian angin yang menyejukkan malamnya

Sungguh aku merindukannya

 

karya: Suasti_was @ kemudian.com

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s