kamu itu cahayaku

Potret Kehidupan

Aku diam ditengah keramaian

Tak ada satupun yang memperhatikan

Saat seperti ini biasanya aku hanya diam

Diam dalam keramaian

Ini sudah menjadi kebiasaan

Aku suka berada ditengah keramaian

Tetapi keramaian

Dimana aku tidak bisa dikenali oleh siapapun

Dan kini ditengah keramaian ini

Aku merasakan sangat kesepian

Ini sudah menjadi kebiasaan

Saat seperti ini

Aku tak memperhatikan sekelilingku

Aku tak memperhatikan dunia di sekelilingku

Aku tak memperhatikan siapa yang datang dan pergi disini

Aku hanya diam saja dalam keramaian

Sesekali menyesap minumanku

Sesekali memakan makananku…

Sesekali aku tersenyum sendiri membaca dan menulis…

Sesekali aku memejamkan mataku…

Hanya disini bisa dan mampu kulakukan…

Ditengah keramaian…

Aku bisa melepaskan segala macam penatku…

Tanpa ada satupun manusia yang memperdulikanku…

Aku tak perduli, aku sangat tak perduli…

Dan di tengah keramaian ini aku sangat tahu…

Sebetulnya aku sendiri…

Sebetulnya hati ini sangat sepi…

Sebetulnya aku berbohong…

Tersenyum ditengah keramaian..

Berpura-pura bahagia..

Sebetulnya aku merasa sepi…

View original post 49 more words

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s