Berhasil ada karena Gagal ada lebih dulu

Terinspirasi ketika saya dan tim bisnis mengalami kegagalan berkali-kali untuk memulai suatu bisnis baru. Menciptakan ide bisnis yang benar-benar baru ternyata memang bukan hal yang mudah. Pada awalnya banyak sekali ide yang muncul di otak kami, hingga kami bingung ide mana yang akan kami sentuh. Ide-ide tersebut kami anggap sangat brilian. Setiap ide kami coba buat nyata. Akan tetapi, saat kami coba merealisasikannya, citra ide brilian itu menguap menjadi biasa-aja. Terlalu banyak ide malah bukan menjadi hal yang baik. Ide-ide-sangat-brilian itu pun pada akhirnya tak ada yang terpilih -_-

Ketika tiba di titik bingung, tiba-tiba satu ide terbersit begitu saja. Satu ide saja. Tidak ada ide lain yang muncul. Akan tetapi karena tidak ada ide lain yang muncullah, kami mulai fokus mewujudkan satu-ide tersebut. Tanpa banyak berpikir, agenda pelaksanaan langsung disusun. Dan agenda pertama adalah uji coba produk.

Berbekal dari pengalaman salah satu anggota yang pernah sesekali membuat produk serupa. Kami pun mulai mengolah semua komposisi yang dibutuhkan dan menambahkan komposisi tambahan yang membuat produk kami beda dari yang lain. Singkatnya, uji coba selesai. Hasilnya….. enak. Kami bukan ahli cicip makanan, sehingga tidak ada makanan yang tidak enak. Melainkan yang ada hanyalah enak dan enak sekali. Maka dari itu, enak saja tidak cukup buat kami. Karena enak riskan mendekati biasa-aja. Analisis produk pun dilakukan. Kami yakin ada sesuatu yang kurang. Tapi APAAA?

Setelah merenung sesaat hingga beberapa saat. *ting, we got the lost point. Sesegera mungkin dengan semangat yang Alhamdulillah besar, kami segera membuat adonan baru dengan menambahkan satu komposisi yang terlewatkan itu. Semangat itu membuat semua terasa lebih cepat. Produk selanjutnya selesai. Satu per satu dari kami mencicipnya. Satu detik, dua detik, hingga detik ketiga tak ada suara. Yang ada hanya wajah-wajah lelah yang sangat menikmati makanan yang baru diangkat itu. Kesimpulannya, kami berhasil menghasilkan produk dengan cita rasa yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Saya tidak menyebutnya enak-sekali, tapi jujur, ini hampir mendekati, sedikiiiiit lagi. Hal selanjutnya yang harus dipercantik adalah presentasi, bagaimana produk itu akan disajikan kepada konsumen.

Ini bukan keberhasilan besar, saya yakin masih banyak duri yang harus dilewati dalam menjalankan bisnis ini. Bermula dari keberhasilan kecil. Lalu Allah akan terus Mengulurkan tangan-Nya di setiap usaha yang kami tempuh. Alhamdulillah, saya sendiri merasakan nikmatnya menjalani proses ini. Yang perlu dilakukan selanjutnya adalah berikhtiar semaksimal mungkin. Untuk hasil, Allah yang Menentukan. Setahu saya, proses dan hasil itu berbanding lurus. Apabila hasil yang didapat belum memuaskan, berarti ada proses yang terlewati. Pasti bisa, mengingat kami telah mendepositokan semangat dengan jumlah yang tak terhitung 😀

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s