Kepada Rindu yang Berlari

Kepada rasa yang kusebut rindu
teruntuk rindu yang kunamai engkau

Tak terhitung masa, langkahku kecil-kecil mengikutimu
tak terukur waktu, rasaku perlahan-lahan menyusurimu

tapi tega, kau malah berlari lebih cepat
sedang langkahku terlalu gemetar untuk mengejarmu
jantungku terlalu berdebar untuk memburumu

kau berlari semakin cepat
sedang suaraku terlalu parau untuk memanggilmu
lenganku terlalu letih untuk menggapaimu

akhirnya kau menjadi satu titik yang tak terlihat
sedang pandangannku terlalu kabur untuk mencari jejakmu
jiwaku terlalu ringkih untuk menyelidik ragamu

Kepada engkau yang takkan lagi kunamai rindu
teruntuk rindu yang kusebut rasa yang beku.

bye, you
26 October 2013

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s