Kesempatan Meragu

Kesempatan itu kini ada di hadapan. Semakin mendekat, seolah ia menanti tak sabar untuk kugenggam. Kesempatan itu sekarang hadir di depan mata. Menatap manis seperti biasa, yang lalu pun begitu. Tapi aku gugup. Ini tak ada yg salah, tapi aku ragu. Apalagi yang harus dipertanyakan jika semua hal ini tampak teramat jelas.
Aku kini hanya butuh kesempatan itu meyakinkanku sekadarnya. Tak perlu berlebihan, aku tak suka. Seadanya saja. Karena aku ingin ia mengalir ringan tanpa paksaan.
Inilah cara lain yang aku pilih untuk melupakan dia: menentukan alur lain yang lebih menawan.

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s