Jatuh dan Menerima

Perempuan yang jatuh cinta (meskipun kemudian ia patah hati), tak menunggu lelaki yang lebih baik dari yang mereka cintai saat ini. Kami tak pernah tahu mana yang lebih baik, karena jatuh cinta selalu soal waktu yang sedang dijalani. Bukan kemarin, bukan besok.

Tak ada laki-laki yang lebih baik dari yang sekarang kami cintai. Kami jatuh cinta begitu saja dan mengambil risiko bahwa lelaki itu mungkin tak cukup baik di mata orang lain.

Jadi benar cinta itu buta?
Tidak.
Cinta membuat seseorang merasa cukup.
Menerima.

Windy Ariestanty

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s