Menulis Menguatkan

Jika yang kalian temukan hanya kesedihan di tulisan-tulisanku ini, artinya memang aku sedang berusaha melepas pilu. Daripada air mata yang menetes, lebih baik kukemas lewat rangkaian kata, bukan? Jika yang kalian baca hanya luka dan duka, bukan berarti senyumku telah hilang. Ia masih terkembang, tak usah bimbang. Jika kalian mengira aku lemah, kalian tepat. Aku memang lemah. Tulisan-tulisan inilah yang menguatkanku. Biar sosok lemah itu tersandera dalam bentuk kalimat, sehingga yang muncul di permukaan diriku adalah aku yang sanggup berjuang.

Caraku menulis, adalah caraku untuk menyembuhkan luka.

Caraku menulis, adalah caraku untuk bersyukur bahwa duka takkan selamanya tinggal.

-dewirahayuhambali

 

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s