Pilihan Di Tanganmu

Aku tidak ingin mengikatmu dengan takdir yang belum pasti. Bukannya ragu, tapi.. kita tidak akan pernah tahu bagaimana kehendak Tuhan. Seberapa besar pun kita ingin, namun pada akhirnya kita hanya bisa mengikuti ingin-Nya. Kita punya rencana, namun tetap kita hanya bisa mengikuti rencana-Nya. Aku hampir saja lupa, kamu bukan milikku sepenuhnya. Aku hampir saja lupa, Tuhan yang Mengatur dengan siapa kita akan menghabiskan seumur hidup.

Aku tidak mau merantaimu dengan ikatan maya. Maka, aku bebaskan kamu untuk bertemu siapa pun perempuan yang kamu mau.Temui dia, perlakukan dengan baik, dan jangan sakiti. Sebab mungkin saja takdirmu adalah salah satu dari perempuan-perempuan itu, dan bukan aku. Ya, barangkali begitu. Siapa yang tahu? Soal cemburu atau tidak, itu bukan urusanmu. Kamu tidak perlu tahu, biar aku saja.

Kadang aku merasa tidak terlalu cukup buatmu, banyak kekurangan ini itu. Parasku, agamaku, dan kecerdasanku masih banyak kurangnya di sana sini. Masih banyak ruang hampa yang harus ditutupi dan diperbaiki. Jadi, beri aku waktu untuk memperbaiki segalanya. Dan jika dalam waktu tersebut, kamu temukan yang sudah lebih baik segalanya dibandingkan aku. Silakan pilih saja dia, kecuali kamu mau menungguku.

Pilihan ada di tanganmu.

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s