Pulang ke Kotamu

Aku menginjakkan kaki lagi di sini, di kotamu. Seperti biasa udaranya lembab, cuaca terik, namun bulan ini angin sejuk berhembus seperti isyarat akan turun hujan. Kotamu ini masih sama, hanya saja tidak ada dirimu lagi di sini. Gersang, kota seakan gersang tanpa ada dirimu.

Ingatanku kembali pada masa kecil yang sedikit aku habiskan di sini bersamamu. Berjalan kaki berdua malam hari menyusuri trotoar sekedar menikmati nasi jamblang di pinggir jalan. Menyusuri karang di pelabuhan waktu subuh sekedar untuk menyaksikan air pasang yang menghantamnya perlahan. Memetik mangga, menyeruput kelapa muda yang airnya hangat, meminum dawet ayu, hingga berburu empal gentong terbaik di penjuru kota.

Tak banyak waktu yang aku habiskan di sini, namun semuanya masih menjadi kenangan yang segar di ingatan. Kota ini seakan masih sama, namun sesungguhnya berbeda.

Kau tahu?
setiap teringat kota ini,
aku rindu untuk pulang,
pulang ke kotamu,
dan semoga menemukanmu.

PS: Sama sepertiku, kota ini merindukan senyummu.

Cirebon, 19 Desember 2015

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s