International Women’s Day: Sebuah Instropeksi

Selamat hari wanita internasional untuk wanita-wanita di seluruh dunia. Semoga hari ini kita semua bahagia, pun hari-hari selanjutnya.

Wanita  itu hebat, semua orang pun tahu. Namun sayangnya segelintir orang belum menyadari atau bahkan menutup-nutupi kehebatan wanita, hingga malah menjadikannya alas kaki.

Naas.

Namun kerasnya hidup justru akan membuat wanita lebih hebat, lebih tangguh, lebih kuat dari pria sekali pun.

Tidak, bukan berarti aku menganggap pria tidak lebih hebat dari wanita. Pria maupun wanita sama-sama hebat dengan perannya masing-masing, dengan caranya masing-masing.

Wanita yang menganggap dirinya kuat sekalipun tetap membutuhkan pria di sampingnya. Begitupun lelaki, sehebat apapun ia, tetap membutuhkan wanita di sisinya.

Bagaimana Hawa tanpa Adam? Lalu, adakah kita jika Tuhan tidak menciptakan Hawa untuk menemani Adam?

Bagi diriku sendiri, aku memaknai hari ini sebagai pemicuku untuk lebih semangat menjalani peran sebagai wanita. Tinggal berhitung bulan, peranku sebagai wanita akan bertambah menjadi seorang istri. Dari cerita-cerita yang aku dengar, bukan hal mudah menjalani peran sebagai seorang istri. Tentu banyak tantangan, tentu banyak tuntutan. Sehingga, aku harus belajar menjadi seorang istri dari sekarang.

Dan jika Tuhan berkehendak, mungkin tak lama setelah pernikahan aku harus segera belajar menjalani peran sebagai seorang ibu. Tentu saja, menjadi ibu berarti tugasku bertambah berkali-kali lipat, tanggung jawab akan semakin berat. Aku harus menjadi madrasah pertama bagi anak-anakku kelak, menjadi role model kebanggaan mereka, dan menjadi super multi talented mother for them.

However, being a wife and a mother are every woman highest calling.

And, I am ready, insyaa Allah.

Semoga, pria yang mendampingiku kelak adalah pria yang mengerti bahwa sekarang aku bukan wanita sempurna yang hebat dalam segala hal. Bahwa dalam hal mendampinginya, mungkin ada wanita lain yang jauh lebih hebat dariku.

Semoga ia mau mendampingiku memperbaiki diri dan belajar perlahan menjadi wanita seutuhnya, menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya.

Happy international women’s day, woman.

8 Maret 2016
Dewi Rahayu Hambali

 

Advertisements

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s